Diduga Marak Judi Jekpot di Kawasan Jengkolan Sagulung, Warga Resah

Kriminal 09 Aug 2026 22:33 2 min read 147 views By admin

Share berita ini

Diduga Marak Judi Jekpot di Kawasan Jengkolan Sagulung, Warga Resah
Foto ilustrasi aktivitas perjudian jekpot yang diduga masih berlangsung di kawasan Jengkolan, Kecamatan Sagulung, Batam.

BATAM — Aktivitas perjudian jenis jekpot diduga masih berlangsung di kawasan Jengkolan, Kecamatan Sagulung, Batam. Informasi yang dihimpun menyebutkan, terdapat sekitar lima meja jekpot yang beroperasi di kawasan tersebut.


Keberadaan aktivitas perjudian itu menjadi perhatian karena berlangsung di tengah kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi yang memiliki aktivitas hiburan malam dan praktik prostitusi. Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin membuka ruang bagi berkembangnya berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban sosial masyarakat.


Menurut informasi yang diterima, aktivitas jekpot tersebut hingga kini masih berjalan. Bahkan, lokasi perjudian disebut tetap beroperasi dan didatangi sejumlah pemain.


Lebih jauh, beredar dugaan bahwa keberadaan meja-meja jekpot tersebut mendapat perlindungan atau dibekingi oleh oknum aparat. Namun, informasi mengenai dugaan keterlibatan aparat tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang. Belum ada keterangan resmi yang membenarkan ataupun membantah dugaan tersebut.


Dampak Judi terhadap Masyarakat


Maraknya perjudian, termasuk jekpot, tidak hanya berkaitan dengan persoalan pelanggaran hukum. Aktivitas tersebut juga berpotensi menimbulkan dampak sosial di lingkungan sekitar.


Perjudian dapat mendorong masyarakat menghabiskan penghasilan untuk mempertaruhkan uang dengan harapan memperoleh keuntungan secara cepat. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berpotensi memicu persoalan ekonomi keluarga, utang, konflik rumah tangga hingga gangguan keamanan dan ketertiban lingkungan.


Kehadiran aktivitas perjudian di kawasan yang juga dikenal sebagai lokasi prostitusi membuat kekhawatiran masyarakat semakin beralasan. Pasalnya, konsentrasi berbagai aktivitas tersebut berpotensi menciptakan lingkungan yang rentan terhadap persoalan sosial apabila tidak mendapat pengawasan dan penertiban secara serius.


Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan pemerintah daerah tidak hanya melakukan penindakan secara sporadis, tetapi juga memastikan adanya pengawasan berkelanjutan terhadap aktivitas perjudian di kawasan Jengkolan.


Jika benar masih terdapat sekitar lima meja jekpot yang beroperasi, masyarakat mempertanyakan bagaimana aktivitas tersebut dapat berlangsung secara terbuka dan dalam waktu yang cukup lama tanpa adanya tindakan tegas.


Penertiban diharapkan dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya terhadap meja jekpot, tetapi juga terhadap pihak-pihak yang diduga menjadi penyelenggara maupun yang memberikan perlindungan terhadap aktivitas tersebut.


Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait dugaan aktivitas judi jekpot serta informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat di kawasan Jengkolan, Sagulung. 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Nguping Batam